Pages

  • LUKISAN 3D ANTIK DIJUAL
    Bisnis Sukabumi - Baru Pertama di dunia, sebuah maha karya lahir dari daerah sukabumi

Featured Posts Coolbthemes

Rabu, 25 Juni 2014

Selamatkan Indonesia | Anti Krisis dan Penyelamatan Lingkungan Hidup.

Surat Untuk President Bagian VI : Selamatkan Indonesia | Anti Krisis dan Penyelamatan Lingkungan Hidup.


Kepada Yth,

Tuan Presiden Indonesia
di
Tempat

Assalamu'alaikum wr, wb.
Alhamdulillah atas karunia dan rahmat Allah SWT, Tuhan semesta alam pemilik kasih dan sayang, Sholawat beserta salam kami haturkan kepada Rosululloh saw, kepada keluarga dan para sahabatnya serta umat umatnya sampai akhir jaman, mudah mudahan kita senatiasa mendapat syafaat Rosululloh saw dan jadilah kita rahmat untuk seluruh alam sebagaimana FirmanNya:


وَمَآ أَرْسَلْنٰكَ إِلَّا رَحْمَةً لِّلْعٰلَمِينَ 

﴾ Al Anbiyaa:107 ﴿
"Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi)rahmat bagi semesta alam".

Atas dasar firman Alloh tersebut mari kita kaji alam ini (tafakur) dengan melepasakan keegoan dan kesombongan diri kita agar karunia dari Alloh SWT bisa kita rasakan dengan maksimal.

Tuan, Apa yang telah Alloh Ta'ala karuniakan kepada kita sungguh banyak sekali, bangsa ini adalah bangsa yang subur makmur tentunya Tuan tahu itu, tetapi kesuburan dan kemakmuran itu tidak menjadi rahmat karena keegoisan dan kesombongan diri kita akan nafsu yang bersemayam dalam jiwa kita, sekarang mari  Selamatkan Indonesia demi masa depan yang lebih baik, bukan hanya masa depan bangsa ini tapi masa depan seluruh dunia, karena ketika kita berbicara rahmatan lil'alamin tentunya Tuan bisa memahami itu.

Tuan, kami tidak akan banyak berdalil karena kalau manusia pintar ini banyak, tapi bagi Tuan mudah mudahan tidak hanya pintar tapi mau Selamatkan Indonesia dengan ikhlas.

Permasalahan : Indonesia ini negeri agraris dengan mempunya hamparan tanah yang luas dan subur, laut yang produktif dan indah ini adalah karunia Illahi, tapi apakah Tuan pernah melihat bagaimana sulitnya rakyat kita mengais rejeki padahal Tuhan telah hamparkan kekayaan.

Pertanyaannya : Siapa yang salah?

"Tuan, izinkan kami berpendapat semoga Tuan memahaminya"
Kita mulai dari Hutan,  Analisa Anti Krisis dan Penyelamatan Lingkungan Hidup

Luas Hutan Indonesia           : 133.300.543,98 Ha (Hutan Pemerintah)
Luas Hutan Non Produktif    :  101.730.000  Ha (Rusaka dan Tidak ditanami)
Hutan Rakyat                       :     39.416.557 Ha
Sumber : Badan Planologi Departemen Kehutanan, 2003

Jumlah penduduk 2014        :  237.641.326 Orang
Sumber : http://statistik.ptkpt.net/_a.php?_a=area&info1=6

Jumlah hutang indonesia 2014 :Rp.  3.231,6 T (Januari 2014) Kurs 1 $  Rp. 12.000,- (269,3 M $)
Sumber : http://www.bi.go.id/id/ruang-media/info-terbaru/Pages/Utang-Luar-Negeri-Indonesia-Januari-2014.aspx

Mari kita analisa dari data di atas:
  • Harga Kayu Per pokok pohon selama 5 tahun rata rata Rp. 1.000.000,-
  • Kapasitas Tanam Per ha untuk penanaman Pohon rata 1000 Pohon
  • Biaya Produksi selama 5 tahun, jika tidak di bantu dengan tumpang sari 10% ( RP. 100.000,-)
  • Jika mengadakan tumpang sari Rp. 0,-
  • Jumlah Hutan yang Rusak dan tidak ditanami 101.730.000  Ha
  • Kebutuhan Kayu dunia 350.000.000 m3/ Tahun ( Produksi Indonesia 6.373.409/Tahun )
Perhitungannya
Rumusnya = (Jumlah Lahan x Jumlah Pohon per ha x Harga Pohon )
101.730.000 x 1.000 x 1.000.000,- = 101.730 T Rp.) 100% 
jika kita ambil  target kematian/ kehilangan dll 30%, maka  hasilnya menjadi  Rp. 71.211 T (70%)

Indonesia dalam 5 tahun ke depan mempunyai Penghasilan Rp. 71.211 T
Kebutuhan Bayar Utang          = Rp.  3.231,6 T                         Sisa Saldo = Rp. 67.979,4 T
APBN 2014                            = Rp.  1.842,5 T                         Sisa Saldo = Rp. 66.136,9 T

Baiklah kami mempunyai ide, jika sisa saldo kita pergunakan untuk:
  1. Pembutan Infrastruktur Jalan, kita buat jalan baru dengan kualitas beton harga Rp. 1.000.000,/ Meter2 dengan lebar jalan 6 meter kita buka sepanjang hutan Indonesia 330.000 Km2 ( Rp. 1.980 T).
  2. Pembangunan  pusat pusat ekonomi spt pasar, ruko, mall dll kita anggarkan ( Rp. 1.000 T)
  3. Pembuatan bank syariah tanpa riba, tanpa jaminan ( Rp. 2.000 T)
  4. Membangun sarana sosial & Pemerintahan: 
  • Masjid, greja, vihara dll sesuai jumlah penganut (%) x  kebutuhan, setiap 1 unit kita hargakan @ 1 M di 33 Provinsi ( Rp. 33 T)
  • Sarana olah raga ber kelas  (contoh senayan) di 33 provinsi @ 200 M (Rp. 6.6 T)
  • Pembangunan gedung pemerintahan desa (Jumlah 79075 desa) @ 2 Milyar (Rp. 160 T)
  • Membangun dan Biaya Rumah sakit Gratis, Puskesmas, klinik  dll di 33 Provinsi (Rp 500 T)
  • Membangun Sekolah & Biaya sekolah Gratis di 33 Provinsi ( Rp. 500 T)
  1. Perayaan (syukuran) Negara dan Hari Besar Umat beragama (Rp. 5 T)
  2. Santunan Untuk Dunia Internasional (kemanusiaan) ( Rp. 1.000 T)
  3. Gaji Penduduk Indonesia 237.641.326 Orang x Rp. 3.000.000,-/Orang/bulan selama 5 tahun ( 42.775 T)
  4. Sisanya untuk Kas Negara adalah (RP. 16.177,3 T)
Tambahan : Jika tanah yang kita garap menggunakan 1 Orang per Ha (1 x 101.730.000), maka negeri ini akan terbebas dari pengangguran 7, 24 juta orang (6,03%)*, bahkan kekurangannya kita menggunakan teknologi mesin dan tenaga kerja dari luar negeri. Subhanalloh.
* Sumber : http://disnakertransduk.jatimprov.go.id/ketenagakerjaan/967-muhaimin-prediksikan-jumlah-pengangguran-di-indonesia-tahun-2014-turun
Jika kita mau para pekerja tersebut dijadikan PNS (Pegawai Negeri Sipil ) dengan gaji yang sesuai dan layak untuk negeri yang kaya.

Tuan, Isya Alloh Ta'ala kita bisa mewujudkannya, sebagai bahan referensi kita telah melakukannya dengan tindakan nyata dengan membentuk Sistem Jaringan Usaha Rakyat (Si JURA) Silahkan Klik Linknya untuk megetahui tindakan dan program Si JURA disini.

Selamatkan Indonesia : Kita tidak usah mengekploitasi kandungan alam yang ada seperti freeport secara berlebihan dan kekayaan alam tambang diambil secukupnya saja sesuai kebutuhan. 
Kalau Bukan Kita Siapa Lagi?  Kalau Bukan Sekarang Kapan Lagi?(Prabowo Subianto)
Demikian surat untuk Tuan Presiden, Semoga Tuan bisa membacanya dan memahami keadaannya. Terimakasih bagi semua pihak yang telah menyebarluaskan dan mensosialisasikan ini. semoga bermanfaat dan MAJULAH PANTANG MENYERAH..!!!

Wassalamu'alikum wr, wb.

Indonesia,
An. Bangsa Indonesia






Aang Gunawan

Selesai Baca Tolong di Share dan  Likenya ya..!!

Senin, 01 Oktober 2012

Surat Untuk Presiden Bag V

Surat : Surat Untuk Presiden Bag V

Kepada Yth,

Tuan Presiden Indonesia
di
Tempat

Assalamu'alaikum wr, wb.

Dasar demokrasi Indonesia adalah kedaulatan rakyat seperti yang yang tercantum dalam pokok pikiran ketiga pembukaan UUD 1945 : “ Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat berdasar kerakyatan, permusyawaratan/perwakilan”. Pelaksanaannya didasarkan pada UUD 1945 Pasal 1 ayat (2) “Kedaulatan berada ditangan rakyat dan dilaksanakan menurut UUD”.

Kemudian di Pancasila Sila ke 4 "
 Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan
Makna sila ini adalah:

  1. Mengutamakan kepentingan negara dan masyarakat.
  2. Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain.
  3. Mengutamakan budaya rembug atau musyawarah dalam mengambil keputusan bersama.
  4. Berembug atau bermusyawarah sampai mencapai konsensus atau kata mufakat diliputi dengan semangat kekeluargaan.


Adapun isi dari Surat ini adalah
Disadari atau Tidak Bahwa demokrasi yang kita miliki Bukan demokrasi secara Islam, Melainkan Demokrasi yang di Adopsi dari Kaum Penindas ajaran Bangsa Yahudi, Sehingga Demokrasi yang dimiliki negara ini tidak menjadi lebih baik, bahkan Cenderung Berkelompok dan terkotak kotak sehingga banyak permusuhan dan mementingkan kepentingan Golongannya masing masing yg kita sebut PARTAI.  Nah apa Hasilnya dari Adanya banyak Partai Tersebut apakah lebih baik atau sebaliknya, harusnya dari tahun ketahun itu mersakan kemajuan yang signifikan bukan hanya Pembangunan saja tetapi Moralitas, Seni dan Budaya Negara ini juga Harus diperhatikan.

Idenya :
Seandainya Tuan bisa berbuat adil, maka Kaji Kembali Dasar Tersebut Diatas apakah dengan Banyaknya Partai, Banyaknya Pilkades, Pilkada, Pilgub, Pilpres dan PilKB akan Merubah Nasib Negara ini. Disadari atau tidak berapa uang Negara ini harus keluar untuk mensukseskan Pemilu tersebut berapa Rp. juga untuk meraih suara dukungan, yang pada akhirnya setelah sukses fikirannya berapa Rp. yang harus di Hasilkan dari Jabatan tersebut. Sehingga Korupsi dimana-mana. Nah KORUPSI jadi budaya dan Hukumnya juga sangat Ringan. Kalau saja uang untuk Pemilu ini di pergunakan untuk pembangunan, pemngentasan kemiskinan dan pendidikan. maka akan mencukupinya. Kemudian Berilah Hukuman yang seberat beratnya kepada mereka yang Korupsi (Maling) dengan hukuman Laknatulloh (sumpah) atau Hukuman Mati supaya mereka jera akan perbuatannya. 
Caranya Tuan Presiden Lebih Mengerti, yang kita maksud adalah Sila Pancasila yang Ke-4 di amandemen menjadi  "Demokrasi yang dihasilkan dari Musyawarah  Mufakat untuk kepentingan masyarakat dan Negara"
Kemudian Amandemen pula UUD “Kedaulatan berada ditangan rakyat dan dilaksanakan menurut UUD”.
menjadi " Musyawarah Mufakat dilaksanakan untuk kepentingan Rayat dan dilaksanakan sesuai UUD"
cara diatas mungkin akan mengurangi beban beban negara ini menjadi lebih baik dan menjadi lebih terkontrol akan penyelewengan penyelewengan demokrasi.

Contoh nyata :

“Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada Malaikat; “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di bumi”. Mereka bertanya (tentang hikmat ketetapan Tuhan itu dengan berkata): “Adakah Engkau (Ya Tuhan kami) hendak menjadikan di bumi itu orang yang akan membuat bencana dan menumpahkan darah (berbunuh-bunuhan), padahal Kami senantiasa bertasbih dengan memuji-Mu dan mensucikan-Mu?” Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui akan apa yang kamu tidak mengetahuinya.” (Al-Baqarah 30)

Hal ini dilakukan Alloh SWT Aja wa Jalla, untuk melaksanakan Musyawarah sebagai Budaya Islam Sejak Penciptaan Makhluknya. 
Setuju dan protes pasti ada sehingga perdebatanpun terjadi dan pada akhirnya Alloh SWT memutuskan bahwa diciptakanlah ADAM* nah itulah Musyawarah Mufakat, terjadi untuk kepentingan umum diatas kepentingan pribadi atau Golongan.

* Adam adalah Hasil Mufakat antara Alloh SWT dan Malaikat beserta Iblis.

Majlis Permusyawaratan Rakyat (MPR) kita tidak berfungsi maksimal, karena ditunggangi banyak kepentingan PARTAI POLITIK seperti RESES, DINAS dll
Sehingga banyak menyerap Anggaran dana untuk hal-hal yang kurang berguna.
Apalagi dengan banyaknya Dewan Dewan, Bikin Ribet Saja Tugas dan Fungsinya selalu disalah gunakan.

Untuk Merubah ini, Perlu Perubahan Total dari UU yang Kita miliki.
DPR Diganti dengan Utusan (konsul) dari Berbagai Elemen di masyarakat yg dengan ikhlas tanpa Honorpun mau menjadi wakil kaumnya seperti dari 
  • Kaum Para Pendidik (Ulama, Pendeta, Guru dll), 
  • Kaum Petani (Petani Padi, Sayuran, Sawit dll)
  • Kaum Pedagang (PKL, Kios, Bahan Bangunan dll)
  • Kaum Pengusaha ( PT, CV, PD dll)
  • Kaum Jasa (Sopir, Tkng Becak, Ojek dll)
  • Kaum Pekerja/Buruh (Buruh Tani, Buruh PT, dll)
  • Kaum Pemuda/pemudi (Mahasiswa, Mahasiswi, Pelajar, Pemuda Desa dll)
  • Kaum Profesional (Prof, Dr, Bidan, Paraji dll)

Merekalah yang ahli pada bidangnya masing masing bukan birokrat birokrat yang hanya tahu job tetapi tidak sampai sasaran. mulailah dari Tingkat Bawah sampai tingkat Atas menggantikan Majlis Permusyawaratan Rakyat.Pada Masing Masing Daerahnya dimulai dari Tingkat Desa-sampai ke Atas.
Biaya Pemilu 2014  Rp.  115,3 T
Sumber : 
http://www.tempo.co/read/news/2014/03/23/092564633/INDEFi-Pemilu-Alirkan-Dana-Rp-100-Triliun
Kalau kita analisa uang Rp. 115,3 T dibelikan Tahu dan tempe setiap hari selama 5 tahun untuk seluruh rakyat miskin Jumlah penduduk 2014        :  237.641.326 Orang
Sumber : http://statistik.ptkpt.net/_a.php?_a=area&info1=6
Jumlah Penduduk Miskin 2014 : 28.28 Juta Orang (12%)
Sumber : http://www.harianterbit.com/read/2014/07/01/4536/29/29/BPS-Klaim-Jumlah-Penduduk-Miskin-di-Indonesia-Menurun
maka 365 hari x 5 tahun = 1825 Hari x Rp. 2000 (harga Tahu/tempe per Bungkus isi 6 pcs) x 28.28 jt  manusia = Rp. 103,22 T , Rakyatnya sehat dan cerdas pertanian meningkat dan Bebas dari Kelaparan.
masih ada saldo = Rp. 12 T. 

Merekalah Wakil Rakyat yang Siap Membangun Negara ini tanpa pamrih, pemerintah hanya menjadi fasilitator untuk mensukseskan semuanya. pada akhirnya semua PEMILU (Pemilihan Umum) tidak akan memakan anggaran yang besar dari negara untuk kembali kepada Masyarakat.
Presiden Mengangkat Gubernur atas Musyawarah dengan Wakil Rakyat
Gubernur Mengangkat WALIKOTA & BUPATI atas Musyawarah dengan Wakil Rakyat
BUPATI Mengangkat CAMAT atas Musyawarah dengan Wakil Rakyat
CAMAT Mengangkat KADES/LURAH atas Musyawarah dengan Wakil Rakyat
Maka amanlah Negara ini tanpa harus saling Sikut. Pemilihan Berdasarkan Musyawarah Mufakat akan Lebih baik.
Semoga Tuan presiden bisa memahaminya dan seluruh rakyat menunggu perintah Tuan.
Imam Ghozali mengisahkan tentang Khalifah Umar bin Abdul Aziz :

“ Sang Khalifah sedang duduk pada suatu malam untuk mempelajari laporan harian pemerintah dengan menggunakan sebuah cahaya lampu. Pada saat itu, seorang pegawai rumah tangganya memasuki kamar Khalifah Umar untuk berdiskusi beberapa masalah pribadi. Lalu Umar memerintahkan:
“ Matikan lampu tersebut ! Dan nyalakan lampu sendiri barulah kamu bicara! Karena minyak yang digunakan lampu ini berasal dari dana masyarakat dan apa yang berasal dari masyarakat tidak boleh digunakan kecuali untuk kepentingan masyarakat itu sendiri.”



"Sayangilah Rakyat ini niscaya Rakyat akan menyayanginya" Hukum Alam (Aang Gunawan )"Jadi Berikanlah yang terbaik untuk negeri ini, niscaya negeri inipun akan menjadikan kita lebih baik" Hukum Alam (Aang Gunawan )
"Pemerintahan yang adil dan bijak sana akan selalu mengerti kemauan rakyatnya" Hukum Alam (Aang Gunawan )
"Rakyat  yang baik  dan Jujur akan selalu menuruti peraturan pemerintahnya" Hukum Alam (Aang Gunawan ) 

Demikian surat untuk Tuan Presiden, Semoga Tuan bisa membacanya dan memahami keadaannya. Terimakasih bagi semua pihak yang telah menyebarluaskan dan mensosialisasikan kata kata ini. semoga bermanfaat dan MAJULAH PANTANG MENYERAH..!!!

Wassalamu'alikum wr, wb.

Indonesia,
An. Bangsa Indonesia






Aang Gunawan

Selesai Baca Tolong di Share dan  Likenya ya..!!

Sabtu, 22 September 2012

Surat Untuk Presiden Bag IV



Surat : Surat Untuk Presiden Bag IV

Kepada Yth,

Tuan Presiden Indonesia
di
Tempat

Assalamu'alaikum wr, wb.

Negara Republik Indonesia yang memiliki luas kurang lebih 1,904,569 km2 dan saat ini jumlah penduduk Indonesia 2012 diperkirakan sekitar 257.516.167 jiwa. dan  Jumlah penduduk miskin di Indonesia pada Maret 2012 mencapai 29,13 juta orang (11,96 persen), 

Kata yang saya Garis Bawahi adalah  Jumlah penduduk miskin di Indonesia  nah, ini problema kita sebagai generasi bangsa ini, mau dibawa kemana arah Negara ini ? atau kita biarkan mereka terus menerus Miskin, atau kita mau ikut miskin pula! Slogan "Berantas Kemiskinan!!!" dll adalah janji Palsu, memang kemiskinan dinegara ini pasti ada tetapi jika Tuan lebih memperhatikan mereka Siang dan Malam mengajak bersama-sama berdo'a dan berkarya kepada seluruh lapisan negara ini secara terus menerus maka tidak mustahil Negara ini akan terbebas dari Kemiskinan.

Adapun isi dari Surat ini adalah
Kekayaan Indonesia begitu Melimpah ruah bahkan banyak sekali makanan yang membusuk serta banyak juga makanan yang disia-siakan apalagi pada saat musim panen tiba, cuma sayangnya harga saat panen Raya makanan ini justru harganya jauh dibawah harga setandar. ini kenyataan di masyarakat. Sebagian dari mereka hidup Menderita dan harus memakan sisa makanan dari yang lainnya.

Idenya :
Seandainya Tuan bisa berbuat adil, maka rakyat ini tidak adalagi yg ada dibawah garis kemiskinan, Kenapa? Kalau orang-orang makan di Warung, Restaurant, Hotel dll di Pajak PPN 10% maka rakyat tidak protes bahkan kembaliannya di taro di kotak amal, cuma yang 10% ini langsung diberikan lewat jatah makan orang orang Miskin Indonesia kalau tinggal 12% 0,8%nya bagi rata khusus Rakyat Miskin, Apalagi mereka yang tidak makan. Kalau Perutnya sudah terjaga mungkin Mereka Bersyukur, kemudian mereka berfikir rajin bekerja akan merubah nasibnya tidak memikirkan perut saja tetapi memikirkan bagaimana merubah nasib. Kalau Mikirin buat makan besok apa, kapan Mikir yang lainnya.
Contoh nyata :
Apakah mereka yang berprofesi sebagai pengemis itu pada miskin, tidak Tuan, ternyata para pengemis itu sejahtera karena dapat Shodaqoh (amal) dari mereka yang Sejahtera, bahkan mereka bisa beli properti dll walaupun profesinya adalah sebagai pengemis.
Timbal Balik ini Tuan bisa kaji ulang bahkan tolong di Survei kalau Statistik bisa menghitung kenapa Tuan tidak bisa membaginya. Simple sekali Orang Makan Kasihkan Yang Miskin 10%, karena Lebih 20% orang Indonesia ini doyan Makan di Luar rumahnya apalagi para Pejabat dan Pengusaha.
Itung itung Mereka makan bersama kita, maka tidak ada lagi kata lapar dan haus.
Semoga Tuan presiden bisa memahaminya dan seluruh rakyat menunggu perintah Tuan.
Imam Ghozali mengisahkan tentang Khalifah Umar bin Abdul Aziz :

“ Sang Khalifah sedang duduk pada suatu malam untuk mempelajari laporan harian pemerintah dengan menggunakan sebuah cahaya lampu. Pada saat itu, seorang pegawai rumah tangganya memasuki kamar Khalifah Umar untuk berdiskusi beberapa masalah pribadi. Lalu Umar memerintahkan:
“ Matikan lampu tersebut ! Dan nyalakan lampu sendiri barulah kamu bicara! Karena minyak yang digunakan lampu ini berasal dari dana masyarakat dan apa yang berasal dari masyarakat tidak boleh digunakan kecuali untuk kepentingan masyarakat itu sendiri.”



"Sayangilah Rakyat ini niscaya Rakyat akan menyayanginya" Hukum Alam (Aang Gunawan )"Jadi Berikanlah yang terbaik untuk negeri ini, niscaya negeri inipun akan menjadikan kita lebih baik" Hukum Alam (Aang Gunawan )
"Pemerintahan yang adil dan bijak sana akan selalu mengerti kemauan rakyatnya" Hukum Alam (Aang Gunawan )
"Rakyat  yang baik  dan Jujur akan selalu menuruti peraturan pemerintahnya" Hukum Alam (Aang Gunawan ) 

Demikian surat untuk Tuan Presiden, Semoga Tuan bisa membacanya dan memahami keadaannya. Terimakasih bagi semua pihak yang telah menyebarluaskan dan mensosialisasikan kata kata ini. semoga bermanfaat dan MAJULAH PANTANG MENYERAH..!!!

Wassalamu'alikum wr, wb.

Indonesia,
An. Bangsa Indonesia






Aang Gunawan

Selesai Baca Tolong di Share dan  Likenya ya..!!

Kamis, 28 Juni 2012

Surat : Surat Untuk Presiden Bag III


Surat : Surat Untuk Presiden Bag III

Kepada Yth,

Tuan Presiden Indonesia
di
Tempat

Assalamu'alaikum wr, wb.

Indonesia adalah negeri yang kaya, kekayaan alam yang melimpah, sumberdaya manusia yang semakin maju, ilmu dan teknologi semakin meningkat itulah alasan kenapa saya menulis surat untuk tuan.

Tuan Presiden, Pernahkah Tuan berfikir ingin mensejahterakan kehidupan masyarakat, kemudian dari presiden awal sampai sekarang tuan baca adakah dari kata rakyat Tuan bahwa negara yang Tuan pimpin ini cukup sejahtera....?
Bagi Sebahagian orang mungkin Iya, tapi bagaimana dengan rakyat seluruhnya.!!

Potensi yang cukup besar dari Tuan, akan bisa merubah wajah muram negara ini menjadi harum semerbak dan menjadi rahmatan lil 'alamin syariatnya Tuan sebagai Presiden hakikat Alloh SWT.  Tuan Presiden, saya mau memberi saran kepada Tuan tapi maaf sebelumnya bahasa saya memang begini sekali lagi maaf bukannya saya memberikan pelajaran seperti pepatah mengatakan " Melatih Berenang terhadap Bebek".  tetapi saya ingin sekali melihat sebelum ajal saya di Jemput keturunan saya berada dalam negeri yang subur makmur gemah ripah loh jinawi.

Adapun isi dari Surat ini adalah


Ketika Negara ini mulai berfikir bahwa aset negara kita dan potensinya begitu besar maka  SDM negara inipun mesti diperhatikan.
Idenya :
Pembuatan Sekolah SMK SMK yang bisa menghasilkan para Agrarian handal dengan pola pembuatan mesin mesin pengolah pertanian yang ramah lingkungan artinya tidak membuat alam menjadi rusak, sehingga seorang agrarian bisa menguasai lebihbanyak wilayahnya untuk bisa dimanfaatkan.
Caranya :
Hasil Lulusan Terbaik dari bidang Tehnik dan Rekayasa serta dari Institute Pertanian diharapkan menjadi Guru dalam bidang pengolahan pertanian ini dengan bayaran yang sesuai bahkan dengan penghargaan yang sebaik baiknya bagi pahlawan pengembang teknologi dibidang tersebut. Peran penting pemerintah terutama Tuan Presiden diperlukan perhatian khusus.  Kajian Ratusan bahkan ribuan tahun ini mesti diperaktekkan dengan benar sehingga hasil jerih payah nenek moyang sebagai agrarian kita tercapai.
Maka ketika ini berjalan dengan baik maka tidak adalagi kata pengangguran dan kekurangan bahan makanan pokok.
Semoga Tuan presiden bisa memahaminya dan seluruh rakyat menunggu perintah Tuan.


"Sayangilah alam ini niscaya alam akan menyayanginya" Hukum Alam (Aang Gunawan )"Jadi Berikanlah yang terbaik untuk negeri ini, niscaya negeri inipun akan menjadikan kita lebih baik" Hukum Alam (Aang Gunawan )
"Pemerintahan yang adil dan bijak sana akan selalu mengerti kemauan rakyatnya" Hukum Alam (Aang Gunawan )
"Rakyat  yang baik  dan Jujur akan selalu menuruti peraturan pemerintahnya" Hukum Alam (Aang Gunawan ) 

Demikian surat untuk Tuan Presiden, Semoga Tuan bisa membacanya dan memahami keadaannya. Terimakasih bagi semua pihak yang telah menyebarluaskan dan mensosialisasikan kata kata ini. semoga bermanfaat dan MAJULAH PANTANG MENYERAH..!!!

Wassalamu'alikum wr, wb.

Indonesia,
An. Bangsa Indonesia






Aang Gunawan

Selesai Baca Tolong di Share dan  Likenya ya..!!

Rabu, 27 Juni 2012

Surat : Surat Untuk Presiden Bag II


Surat : Surat Untuk Presiden Bag II

Kepada Yth,

Tuan Presiden Indonesia
di
Tempat

Assalamu'alaikum wr, wb.

Indonesia adalah negeri yang kaya, kekayaan alam yang melimpah, sumberdaya manusia yang semakin maju, ilmu dan teknologi semakin meningkat itulah alasan kenapa saya menulis surat untuk tuan.

Tuan Presiden, Pernahkah Tuan berfikir ingin mensejahterakan kehidupan masyarakat, kemudian dari presiden awal sampai sekarang tuan baca adakah dari kata rakyat Tuan bahwa negara yang Tuan pimpin ini cukup sejahtera....?
Bagi Sebahagian orang mungkin Iya, tapi bagaimana dengan rakyat seluruhnya.!!

Potensi yang cukup besar dari Tuan, akan bisa merubah wajah muram negara ini menjadi harum semerbak dan menjadi rahmatan lil 'alamin syariatnya Tuan sebagai Presiden hakikat Alloh SWT.  Tuan Presiden, saya mau memberi saran kepada Tuan tapi maaf sebelumnya bahasa saya memang begini sekali lagi maaf bukannya saya memberikan pelajaran seperti pepatah mengatakan " Melatih Berenang terhadap Bebek".  tetapi saya ingin sekali melihat sebelum ajal saya di Jemput keturunan saya berada dalam negeri yang subur makmur gemah ripah loh jinawi.

Adapun isi dari Surat ini adalah


Seluruh negeri di Nusan tara ini akan menjadi indah ketika bangsa ini bisa menjaga keindahannya, seperti Halnya manusia jika selalu menjaga kesehatan dan perawatan serta pakain ditubuhnya akan menjadi indah dan banyak disenangi orang.
Idenya :
Sepanjang Jalan jalan raya hanya di hiasi oleh tumbuhan yangkurang berfaedah bahkan sebagian ada yang terlantar, baik jalan utama, jalan alternatif ataupun jalan lainnya.
Tuan Presiden bagaimana kalau seluruh negeri ini sepanjang jalan Tuan instruksikan dari Mulai RT, RW samapai para Gubernur untuk menanam tanaman yang bermanfaat bagi masyarakat seperti tanaman buah buahan, tanaman obat dan tanaman yang ada nilai faedahnya.
Peraturannya : Bagi Masyarakat di wajibkan menanam tanaman yang berfaedah di sekeliling halamannya tanpa mengurangi keindahan halamnnya. untuk jalan jalan raya masyarakat bersama aparat setempat diwajibkan mengurus dan menjaganya agar tumbuhan yang ditanam bisa berbuah dan bermanfaat bagi masyarakatnya tentunya dengan praturan yang dibuat dengan baik.
Untuk Tanaman yang berada di Jalan Pemerintah di pelihara oleh pemda masing masing dan hasilnya bisa untuk dimanfaatkan bagi para pejalan kaki, pelancong, atau orang yang melintas didaerah tersebut dengan tidak mengurangi atau merusak tanamannya seperti penjarahan atau pemetikan buah yang melebihi atauran yang telah di tentukan adapun yang melanggar akan diberikan sanksi. sehingga para pejalan disepanjang jalan akan merasakan kesegaran buah yang tumbuh diseluruh wilayah nusantara secara GRATIS dan sisanay bisa dipungut oleh pemda sebagai aset dan bisa di perjual belikan bahkan di eksport. jadilah negara kita swasembada. Manfaatkan Seluruh Negeri ini dan ingatlah pepatahnya "Hutan Lautan Hanya Kolam Susu" kesuburan negeri ini adalah sebagai anugerah yang mesti kita syukuri, jadilah negara yang rahmatan lil 'alamin. Dengan demikian maka kita tidak melanggar sunatulloh yang menduduki alam semesta ini sebagai  pemberi manfaat bukan sebagi perusak.


"Sayangilah alam ini niscaya alam akan menyayanginya" Hukum Alam (Aang Gunawan )"Jadi Berikanlah yang terbaik untuk negeri ini, niscaya negeri inipun akan menjadikan kita lebih baik" Hukum Alam (Aang Gunawan )
"Pemerintahan yang adil dan bijak sana akan selalu mengerti kemauan rakyatnya" Hukum Alam (Aang Gunawan )
"Rakyat  yang baik  dan Jujur akan selalu menuruti peraturan pemerintahnya" Hukum Alam (Aang Gunawan ) 

Demikian surat untuk Tuan Presiden, Semoga Tuan bisa membacanya dan memahami keadaannya. Terimakasih bagi semua pihak yang telah menyebarluaskan dan mensosialisasikan kata kata ini. semoga bermanfaat dan MAJULAH PANTANG MENYERAH..!!!

Wassalamu'alikum wr, wb.

Indonesia,
An. Bangsa Indonesia






Aang Gunawan

Selesai Baca Tolong di Share dan  Likenya ya..!!

Surat : Surat Untuk Presiden Bag I

Surat : Surat Untuk Presiden Bag I

Kepada Yth,

Tuan Presiden Indonesia
di
Tempat

Assalamu'alaikum wr, wb.

Indonesia adalah negeri yang kaya, kekayaan alam yang melimpah, sumberdaya manusia yang semakin maju, ilmu dan teknologi semakin meningkat itulah alasan kenapa saya menulis surat untuk tuan.

Tuan Presiden, Pernahkah Tuan berfikir ingin mensejahterakan kehidupan masyarakat, kemudian dari presiden awal sampai sekarang tuan baca adakah dari kata rakyat Tuan bahwa negara yang Tuan pimpin ini cukup sejahtera....?
Bagi Sebahagian orang mungkin Iya, tapi bagaimana dengan rakyat seluruhnya.!!

Potensi yang cukup besar dari Tuan, akan bisa merubah wajah muram negara ini menjadi harum semerbak dan menjadi rahmatan lil 'alamin syariatnya Tuan sebagai Presiden hakikat Alloh SWT.  Tuan Presiden, saya mau memberi saran kepada Tuan tapi maaf sebelumnya bahasa saya memang begini sekali lagi maaf bukannya saya memberikan pelajaran seperti pepatah mengatakan " Melatih Berenang terhadap Bebek".  tetapi saya ingin sekali melihat sebelum ajal saya di Jemput keturunan saya berada dalam negeri yang subur makmur gemah ripah loh jinawi.

Adapun isi dari Surat ini adalah
Saya terkadang mentafakuri ketika berkeliling di pulau Nusantara ini banyak sekali lahan yang tidak di garap (lahan tidak produktif).

Idenya :

Buatlah Peraturan Pemerintah yang mewajibkan bagi sipemilik tanah tersebut untuk menggarap lahan yang telah dikuasainya supaya menjadi lahan produktif, jika tidak maka ambil alihlah oleh pemerintah untuk diberikan hak guna pakai bagi penduduk negeri ini yang tidak mempunyai lahan tetapi mempunyai keinginan untuk menggarapnya. Pemerintah bisa melatihnya dengan program program yang ada.

Bagi pemilik semula diperbolehkan mengambil kembali kepada pemerintah setelah mengadakan negosiasi sewa kelola (denda) karena lahannya telah menjadi produktif kembali.

Berikan Sangsi administratif yang tegas kepada sipemilik atau penggarap yang tidak berbau money politic, agar rakyak merasa memilikinya benar benar serius dalam menggunakannya (tidak mubazir).
Nantinya PAD akan meningkat karena lahan kosong semula tidak produktif menjadi produktif.
Fungsi Kontrol dari pemerintahan meliputi dari RT, RW sampai Tuan Presiden.
Batasi Pendirian pabrik pabrik yang akan berdampak terhadap perubahan iklim dan sosial masyarakat. seperti banyak pabrik yang mempekerjakan kaum perempuan karena kebanyakan berefek terhadap perselingkuhan yang nantinya terhadap perzinahan dan  para ibu akan kurang kasih sayang terhadap anak sebagai generasi penerus karena disibukan dengan pekerjaannya.
Alihkan para wanita tersebut terutama mereka yang sudah bersuami untuk bisa membantu suaminya mengolah tanah yang telah pemerintah sediakan.
Pengangguran bisa ditekan dengan pola pelatihan kewiraa usahaan di bidang pertanian, sehingga negara ini bisa berswasembada. Ingat Negara Kita Negara Agraris jadi Majukanlah Potensi Agraris ini. jangan diubah menjadi negara  parakompeni investor luar yang mengeruk banyak dari aset negara ini.
"Sayangilah alam ini niscaya alam akan menyayanginya" Hukum Alam (Aang Gunawan )
"Jadi Berikanlah yang terbaik untuk negeri ini, niscaya negeri inipun akan menjadikan kita lebih baik" Hukum Alam (Aang Gunawan )
"Pemerintahan yang adil dan bijak sana akan selalu mengerti kemauan rakyatnya" Hukum Alam (Aang Gunawan )
"Rakyat  yang baik  dan Jujur akan selalu menuruti peraturan pemerintahnya" Hukum Alam (Aang Gunawan ) 

Demikian surat untuk Tuan Presiden, Semoga Tuan bisa membacanya dan memahami keadaannya. Terimakasih bagi semua pihak yang telah menyebarluaskan dan mensosialisasikan kata kata ini. semoga bermanfaat dan MAJULAH PANTANG MENYERAH..!!!

Wassalamu'alikum wr, wb.

Indonesia,
An. Bangsa Indonesia






Aang Gunawan

Selesai Baca Tolong di Share dan  Likenya ya..!!